Kita akan membahas  Objek – objek wisata apa saja yang ada di Singaraja, Kabupaten Buleleng merupakan salah satu kabupaten di provinsi Bali yang berpusat di Kota Singaraja. Batas-batas Kabupaten Buleleng, disebelah utara berbatasan dengan Laut Bali, sebelah barat berbatasan dengan Kabupaten Jembrana, Kabupaten Karangasem di sebelah timur dan Kabupaten Bangli, Tabanan serta Badung di sebelah selatan. Kabupaten ini punya garis pantai yang membentang panjang sejauh 144 Km dari sebelah timur perbatasan Karangasem sampai ujung barat yang berbatasan dengan Jembana. Di kawasan tempat wisata Singaraja tentunya juga memiliki potensi hasil laut melimpah ruah, selain itu ditempat ini juga dapat ditemukan berbagai macam hasil pertanian yang beragam jenisnya.
Objek-objek wisata liburan di Singaraja adalah sebagai berikut:

  1. Air sanih

Air Sanih atau Yeh Sanih adalah tempat wisata yang terletak sekitar 17 km dari Singaraja, Bali. Tempat ini merupakan tempat permandian dengan sumber air alami yang menyejukan. Menurut orang – orang jaman dulu tempat ini merupakan tempat permandian bagi pasangan muda. Menurut kepercayaan masyarakat setempat, sumber air ini mempunyai asal usul dari Danau Batur yang letaknya sekitar 100 KM dari tempat ini. Air dari sumber ini sering digunakan dalam upacara agama Hindu. Di tempat ini juga dapat ditemui pura yang diujukkan kepada dewa Wisnu.

Jadi jika kalian ingin berenang pada saat liburan di Bali, kalian wajib ke tempat ini. Di samping airnya yang sangat alami bebas kaporit, pemandangan alam di sini juga cukup indah untuk kalian bisa berfoto bersama dengan teman – teman atau hanya sekedar selfie.

  1. Air Terjun Gitgit

Air Terjun yang merupakan tempat plesiran di Singaraja ini berada di Desa Gitgit Kecamatan Sukasada. Jaraknya dari Kota Singaraja sekitar 11 Km ke arah selatan menuju Desa Pancasari dan Bedugul. Air Terjun ini berketinggian ± 35 meter ini dan masih sangat asri serta memiliki pemandangan yang indah sekaligus mempunyai hawa yang sangat sejuk. Di sepanjang perjalanan menuju lokasi terdapat pemandangan sawah juga beberapa toko tempat membeli barang yang unik sebagai oleh-oleh seperti kain, patung, lukisan, ukiran dll.

  1. Pelabuhan Buleleng

Pelabuhab Buleleng pernah menjadi saksi bisu sejarah perjuangan rakyat Bali ketika berjuang melawan melawan penjajah. Untuk mengenang peristiwa tersebut, didirikan sebuah monument. Sekarang pelabuhan ini sudah tidak beroperasi lagi. Padahal pada jaman dulu, inilah saksi perjuangan rakyat bali selama penjajahan pada jaman dahulu. Sewaktu masih beroperasi banyak kapal – kapal asing yang berlayar di pelabuhan ini. Jadi jika kalian ingin melihat monument perjuangan masyarakat singaraja pada saat liburan di Bali, di sini lah tempatnya.

  1. Air Panas Banjar Singaraja

Air Panas Banjar merupakan salah satu mata air panas dari banyak objek wisata di Bali yang bisa dikunjungi oleh Anda dan juga wisatawan lainnya. Air panas ini bersumber dari mata air alam yang dianggap banyak kalangan bisa menyembuhkan berbagai penyakit kulit, sepert kudis, kutu air, kurap, maupun panu. Demikian juga, bahwa air panas ini bisa digunakan untuk penyembuhan penyakit kulit karena kandungan belerangnya.

Objek wisata air panas Banjar ini memang masih dikelola secara sederhana, namun hal demikian tak membuat objek wisata yang mengandalkan alam ini tak serta-merta kurang diminati pengunjungnya. Banyak diantara mereka yang ketagihan untuk datang lagi dan lagi mengunjungi air panas ini karena selain bisa menyembuhkan penyakit juga keadaan alamnya yang masih asri. Bahkan banyak diantara pengunjung yang berendam di air panas ini karena keteduhan  dan kejernihan airnya.

  1. Viharra Budha Banjar

dikalangan masyarakat lebih dikenal dengan nama Vihara Buddha Banjar, yang merupakan Vihara Buddha yang terbesar di Bali. Vihara ini terletak di kawasan perbukitan di Banjar Tegeha, Desa Banjar, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng yang berjarak kurang lebih 22 Km di sebelah barat kota Singaraja, dan 11 Km dari kawasan wisata Lovina. Karena berlokasi dikawasan pegunungan, Brahmavihara-Arama bersuasana tenang dan damai sehingga serasi benar sebagai lokasi kawasan spiritual. Jalan menuju kawasan Brahmavihara-Arama dapat di tempuh dengan berbagai jenis kendaraan bermotor. Terlebih lagi ada mata air panas di Banjar yang ramai dikunjungi, sehingga Brahmavihara-Arama menjadi semakin dikenal dan menjadi objek kunjungan para wisatawan, karena banyak di antaranya sehabis mandi dan berendam di air panas Banjar, lalu melanjutkan kunjungan ke Brahmavihara-Arama.